Cara Menjual Properti di Bali: Panduan Lengkap
Menjual properti di Bali bukan hanya tentang menemukan pembeli — ini tentang memahami struktur hukum, strategi pemasaran, pasar real estat lokal, dan nuansa budaya yang membentuk cara kerja real estat di sini. Apakah Anda seorang investor asing atau pemilik Indonesia, rencana yang jelas dan dukungan profesional yang tepat dapat membuat prosesnya jauh lebih lancar.
Mengapa Menjual Properti di Bali?
Pasar real estat Bali terus menarik investor internasional, pengembara digital, dan pengembang. Perpaduan daya tarik gaya hidup pulau dan pemulihan pariwisata yang stabil telah membuat permintaan vila, tanah, dan persewaan jangka panjang tetap tinggi.
Jika Anda mempertimbangkan untuk menjual, sekarang adalah saat yang tepat. Anda bisa mendapatkan keuntungan dari:
- Meningkatnya permintaan untuk properti gaya hidup dan investasi
- ROI yang kuat di area utama seperti Canggu, Seminyak, Ubud, Sanur, dan Uluwatu
- Lebih banyak ekspatriat dan pekerja jarak jauh mencari basis permanen
- Pengembang secara aktif membeli tanah untuk proyek baru
Bekerja dengan Agen Real Estat Tepercaya
Menjual properti di Bali melibatkan lebih dari sekadar menemukan pembeli — ini tentang mengelola dokumen hukum, menavigasi nuansa budaya, dan menjangkau audiens yang tepat. Meskipun penjualan pribadi dimungkinkan, bekerja dengan agen real estat Bali yang berpengalaman memastikan properti Anda dipasarkan dengan benar, harga yang tepat, dan dijual dengan aman.
Agen profesional melakukan lebih dari sekadar mendaftarkan properti Anda. Tim yang tepat akan:
- Pasarkan properti Anda di platform lokal dan internasional
- Kelola pertanyaan, penayangan, dan negosiasi atas nama Anda
- Memberi saran tentang strategi penetapan harga dan presentasi terbaik untuk lokasi Anda
- Berkoordinasi langsung dengan notaris, pengacara, dan perwakilan pembeli
- Menyaring calon pembeli untuk memastikan mereka berkualitas dan serius
- Memberikan dukungan penuh dari penilaian hingga serah terima akhir
Di Mata Property, kami melangkah lebih jauh. Setiap daftar mencakup
Pilih agen dengan kehadiran online yang kuat, komunikasi dwibahasa, dan struktur komisi yang jelas (biasanya sekitar 5%). Di Bali, representasi yang tepat membuat semua perbedaan antara menunggu berbulan-bulan dan menutup dengan percaya diri.
Hubungi Mata Property Bali untuk informasi lebih lanjut dan daftarkan properti Anda kepada kami.
Langkah-langkah Menjual Vila Anda di Bali
Langkah 1: Pahami Kepemilikan Properti di Bali
Sebelum mendaftarkan properti Anda, pastikan Anda tahu jenis kepemilikan yang Anda pegang. Indonesia mengakui beberapa hak properti:
Hak Milik – Kepemilikan penuh, hanya tersedia untuk warga negara Indonesia.
Hak sewa (Hak Sewa) – Bentuk yang paling umum bagi orang asing. Biasanya berlaku selama 25–30 tahun dan dapat diperpanjang melalui perjanjian notaris.
Hak Pakai – Mengizinkan orang asing atau perusahaan PT PMA untuk menggunakan lahan untuk keperluan perumahan, dengan kemungkinan pembaruan hingga 80 tahun.
Jika Anda orang asing, kemungkinan besar Anda menjual di bawah hak sewa atau hak pakai tersebut. Pelajari lebih lanjut tentang perbedaan antara sertifikat hak sewa dan hak milik, dan konfirmasikan jenis kepemilikan Anda sebelum memasarkan properti.
Berikut beberapa informasi lebih lanjut.
Langkah 2: Siapkan dan Verifikasi Dokumen Hukum
Dokumen yang akurat sangat penting. Dokumen yang hilang atau tidak konsisten dapat menunda atau membatalkan penjualan. Anda memerlukan:
- Sertifikat Hak Milik atau Sertifikat Hak Sewa
- Perjanjian sewa atau kepemilikan
- Izin mendirikan bangunan (IMB atau SLF)
- Bukti pembayaran pajak (PPh Final)
- Warna zonasi tanah
- Fotokopi paspor atau KTP

Bekerja sama dengan notaris setempat (notaris) untuk memverifikasi semua dokumen. Mereka akan memastikan penjualan sesuai dengan hukum Indonesia dan membantu menjembatani kesenjangan bahasa atau prosedural. Tahap itu biasanya dilakukan selama uji tuntas, tetapi akan membantu penjualan yang lebih cepat jika dilakukan sebelum penjualan.
Langkah 3: Tetapkan Harga yang Realistis
Menetapkan harga properti Anda dengan benar adalah salah satu langkah terpenting dalam mencapai penjualan yang lancar. Di Bali, nilai dapat sangat bervariasi tergantung pada lokasi, zonasi, dan kondisi properti. Harga yang adil dan didukung dengan baik membangun kepercayaan dan menarik pembeli yang serius lebih cepat.
Untuk menentukan angka yang tepat, bandingkan daftar serupa di daerah Anda dan bicarakan dengan agen lokal yang mengetahui pasar. Untuk aset bernilai lebih tinggi, penilai bersertifikat dapat memberikan laporan independen.
Di Mata Property, kami menawarkan penilaian properti gratis untuk membantu pemilik memahami nilai sebenarnya aset mereka. Penilaian kami didasarkan pada:
- Ukuran dan lokasi tanah — termasuk akses, zonasi, dan kedekatan dengan area utama
- Tahun tersisa dalam perjanjian sewa (jika ada)
- Ukuran bangunan dan kualitas konstruksi
- Kolam renang, lansekap, dan fitur tambahan
- Pemandangan, privasi, dan tingkat kebisingan di sekitarnya
- ROI yang Terbukti
- Bandingkan properti serupa di daerah Anda.
Harga yang terlalu tinggi dapat membuat daftar terlalu lama karena selalu ada ribuan properti yang tersedia di Bali, sementara harga yang wajar menarik pembeli serius lebih cepat.
Langkah 4: Pasarkan Properti Anda Secara Efektif
Di pasar real estat Bali yang kompetitif, presentasi dan visibilitas membuat semua perbedaan. Vila yang dipasarkan dengan baik tidak hanya terjual lebih cepat — tetapi juga dijual lebih mahal.
Pemasaran profesional memberi kepercayaan kepada pembeli dan membangun kepercayaan dari kesan pertama. Setiap detail penting, mulai dari visual hingga penempatan platform.
Strategi pemasaran yang efektif harus mencakup:
- Foto profesional dan rekaman drone untuk menangkap potensi penuh properti Anda
- Tur atau gulungan video pendek yang diposting di platform utama — Facebook, Instagram, LinkedIn, YouTube, dan TikTok
- Deskripsi dwibahasa yang jelas ditulis untuk menarik pembeli lokal dan internasional
- Daftar di portal tepercaya seperti Rumah123, Lamudi, dan situs web agensi terkemuka
- Menyoroti nilai jual utama seperti lokasi, ROI, tampilan, atau kinerja sewa
Jika vila Anda sudah menghasilkan pendapatan, sertakan angka-angka tersebut — investor menanggapi peluang yang didukung data.
Di Mata Property, kami menangani semua ini untuk Anda — mulai dari pembuatan konten hingga strategi pemasaran lanjutan — tanpa biaya tambahan berdasarkan perjanjian daftar eksklusif kami.
Langkah 5: Kelola Penayangan dan Negosiasi
Agen Anda akan mengatur tampilan properti, berkomunikasi dengan calon pembeli, dan menangani diskusi awal. Pastikan vila bersih, cerah, dan nyaman selama kunjungan — kesan pertama itu penting.
Ketika sebuah tawaran masuk, langkah penting berikutnya adalah menyusun Letter of Intent (LOI). LOI yang ditulis dengan baik melindungi kedua belah pihak, mengklarifikasi istilah-istilah kunci seperti harga, deposit, dan jadwal pembayaran, dan mencegah kesalahpahaman di kemudian hari. Itu harus selalu ditinjau atau disiapkan oleh notaris atau agen yang berkualifikasi untuk memastikannya sah secara hukum dan dapat diberlakukan berdasarkan hukum Indonesia.
Setelah kedua belah pihak menyetujui LOI, agen dan notaris Anda akan memandu Anda melalui tahap setoran dan kontrak. Selalu pastikan semua pembayaran dilakukan secara transparan melalui escrow notaris, tidak pernah secara langsung.

Foto: Villa Freehold di Ubud Dijual
Langkah 6: Selesaikan Penjualan dengan Notaris
Setelah persyaratan disepakati, notaris mengawasi proses akhir, memastikan legalitas dan kepatuhan. Mereka menyiapkan dokumen penjualan resmi, mendaftarkan transfer, dan melepaskan pembayaran setelah semuanya diverifikasi.
Notaris bertindak sebagai pihak netral antara penjual dan pembeli, mengelola dokumen dan mengonfirmasi bahwa semua pajak, izin, dan detail kepemilikan sudah benar. Langkah ini menandai penyelesaian resmi penjualan Anda.
Langkah 7: Pajak dan Biaya Saat Menjual
Penjual di Bali harus menanggung beberapa biaya utama:
- Komisi Agensi – Biasanya 5%, termasuk dalam harga yang diminta
- Biaya Transfer Sewa – 10%
- atau Biaya Transfer Freehold – 2,5% (+5% di sisi Pembeli)
- Biaya Notaris – 1% (dibayar oleh penjual, pembeli, atau bersama)
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bisakah orang asing menjual properti di Bali?
Ya. Orang asing dapat menjual properti jika dipegang secara sah berdasarkan hak
Apakah saya harus berada di Bali untuk menjual?
Tidak. Dengan
Bisakah saya menjual hak sewa saya sebelum kedaluwarsa?
Ya. Anda dapat menjual
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjual properti di Bali?
Itu tergantung pada lokasi, harga, dan kesiapan hukum dokumen Anda. Rata-rata, penjualan bisa memakan waktu dua minggu hingga tiga bulan. Penundaan biasanya terjadi ketika dokumen perlu diperbaiki (izin hilang, akses tidak jelas, atau sertifikat tanah yang tidak konsisten).

Foto: Vila Dijual di Ubud dengan Pemandangan Menakjubkan
Apa perbedaan antara perjanjian daftar eksklusif dan terbuka?
Perjanjian daftar eksklusif berarti satu agensi mewakili properti Anda – agensi lain berpotensi mengiklankannya juga dan berpisah dengan agen Anda. Ini memastikan pemasaran yang terfokus, media profesional, dan penanganan VIP — properti Anda menerima perhatian dan promosi penuh di seluruh platform internasional.
Daftar terbuka memungkinkan beberapa agen untuk memasarkan properti yang sama, tetapi seringkali menghasilkan harga yang tidak konsisten, tindak lanjut yang lemah, dan eksposur terbatas.
Di Mata Property, kami menangani semuanya — penilaian, fotografi profesional, pemasaran, dan penyaringan pembeli — secara gratis berdasarkan perjanjian daftar eksklusif kami.
Tips Akhir untuk Kelancaran Penjualan
- Bersikaplah realistis dengan harga dan jadwal.
- Jaga agar dokumen Anda lengkap, siap, dan diperbarui.
- Bekerja hanya dengan agen dan notaris berlisensi.
- Berkomunikasi dengan jelas dan tetap terlibat di setiap tahap.
Menjual properti di Bali bisa bermanfaat dan menguntungkan jika ditangani secara profesional.
Siap Menjual Properti Anda?
Jika Anda berencana untuk menjual vila, tanah, atau properti sewa Anda di Bali, Mata Property dapat membantu.
Kami menggabungkan uji tuntas hukum terverifikasi, pemasaran profesional, dan akses ke pembeli yang memenuhi syarat di seluruh Indonesia dan luar negeri.
